Night Skincare Story (My way to deal with acne prone skin)

Who else having problem with acne here? Yea, I see you, I feel you ! Sebelumnya, kalau boleh curhat sedikit ya, saya belum pernah se-rempong ini, karena wajah saya tidak berjerawat sampai di akhir usia 21 tahun saya. Kadang ada sih satu dua, dan itu temporary.

So what exactly happen to me, I guess because of stress. Major stress. Jadi, ketika kamu sedang stress parah, dan berusaha menyelesaikan masalahmu, kesialan lain seperti ini dapat juga datang menimpamu. Contoh kasus saya, adalah rombongan jerawi-jerawi merah ini datang di saat idul fitri- saat kamu bertemu keluarga besar dan tamu-tamu. Ya, setiap keadaan memang bisa menjadi jauh lebih buruk.

Malu bertemu orang adalah salah satu respon wajar. Saya langsung belajar make up dengan kecepatan luar biasa untuk menyelamatkan penampakan muka saya. Menurut saya, concealer adalah peralatan perang wajib, favorit concealer, sudah saya review sebelumnya.

Okay, straight to the topic, saya berusaha keras mengobati muka saya sendiri. Entah saya ngerasa wasted buang uang ke klinik kecantikan, belum lagi kalau ketergantungan. Berbekal searchingan web dan yutub saya mulai mengobati muka saya sendiri terhitung sejak Juli, hingga kemarin.

Tadi pagi, saya memutuskan untuk pergi ke dokter di rumah sakit. Kenapa ? Ya karena jerawatnya belum sembuh saya obatin sendiri, cukup nyebelin memang karena jerawat merah-merah ini datang dan pergi memenuhi kedua pipi merambat ke leher tidak perduli seberapa sering saya membersihkan muka dan mengoles obat jerawat. Saya ke dokter, bawa semua skincare dan base make up yang saya pakai, dan sebenarnya dokter sudah setuju sama obat jerawat saya.

P1030831

P1040084

Kata dokter ini sudah betul (halah). Kebetulan pemakaian vitacid saya hentikan karena sering timbul jerawat-jerawat baru. Memang begitu cara kerjanya, begitu kata dokter, karena konsentrasi yang gunakan adalah yang paling rendah. Melanox juga saya hentikan karena nggak ada efeknya, sekali lagi dokter bilang karena konsentrasinya rendah, efeknya lama, tapi lebih aman. Menurut dokter, bahkan kedua krim ini bisa dicampur langsung untuk mengobati sekaligus menghilangkan flek.

Treatment yang saya terima tadi pagi, adalah chemical peeling, obat minum, dan krim malam. Suncreen saya putuskan untuk beli sendiri. Sebelumnya saya pakai parasol, tetapi kata dokter parasol it’s too oily. Saya disarankan untuk membeli sunsreen water based atau yang semprot. Okay, i will try this treatment. I’ll update it later the progress guys.

 

Thanks for reading.

Price for vitacid and melanox it’s about IDR 27.000 (below 30.000)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s