this is your choices

Feeling ku sedang datar kali ini mendekati bete sebenarnya hehe

hai semua 🙂 lets talk about teenage world again

Organisasi, sebuah kata yang nggak asing. Ada yang denger kata ini biasa aja, ada exciting ada yang malah ngeri. Banyak persepsi dari sebuah kata ini. Mulai dari SMP kita sudah berkenalan dengan organisasi misalnya OSIS,MPK,Pramuka, PASKIBRA dan lain lain. Sebagai makhluk yang baru mengenakan seragam putih biru hal ini terlihat sangat keren. Wah enak ya, bisa marahin adek kelas, cabut pelajaran, pokoknya ngeksis deh. Secara SMP jaman-jamanya alay (SMA juga sih hehehe)

Hal pertama yang harus kamu hadapi untuk masuk organisasi biasanya pengkaderan. Terlihat tidak mudah. Jujur saya minder dengan tes mentalnya, malesin menurut saya. . Tapi dari sini kita dapat menyimpulkan satu hal organisasi berarti aku udah ngorbanin diriku buat orang lain. It means aku mau capek demi orang lain.

Lanjut ke SMA. Di SMA 3 Semarang Masa Orientasi Siswa di isi dengan pengenalan ekskul ekskul. Sekali lagi adek kelas akan terpukau dengan asli seniornya yang keren-keren. Jeng jeng dan begitu pengkaderan hal pertama yang ingin saya katakan adalah ini mah nggak sekedar tes mental. Tapi kalau kita tidak mencoba sesuatu yang baru kita tidak akan berkembang. Saya bertahan dan akhirnya berhasil menjadi salah satu pengurus.

Suka,duka,jatuh,perih semua kita hadapin bareng. Sekolah udah jadi rumah pertama, bukan rumah kedua lagi. Hal pertama yang amat mengguncang hati saya saat pertama kali berorganisasi adalah orang sama sekali nggak peduli dan nggak lihat usaha saya, mereka cuma terima jadi dan harus perfect. Lama kelamaan saya terbiasa dan mulai menerima hukum alam ini.

Suatu ketika saya iseng bertanya pada teman saya, teman saya yang ‘tenang tenang saja’. Mudeng? orang yang tetap bertahan pada zona aman. And the answer, “kenapa harus repot-repot ikut kayak gitu sih, nanti kan pelajaranya keteteran, pulangnya sore, nggak bisa main, itu mengekang hidup tauk, kamu jadi nggak bebas”. Hemm saya tercengang mendengar jawaban itu. Beberapa hari saya merenung memikirkan alasan saya mngikuti organisasi. Finally I got it, belajar sesuatu yang berharga memang perlu pengorbanan. Kita nggak rugi kok, kita investasi waktu di sini. Hal yang aku dapet di sini berharga buat hidupku nanti. So, lets try your own way, don’t be afraid.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s